HSK 3.0 Sudah Hadir, Apakah HSK 2.0 Masih Berlaku? Ini Penjelasannya
Bagi kamu yang sedang belajar Bahasa Mandarin, terutama yang punya rencana kuliah, mendapatkan beasiswa, atau melanjutkan studi ke China, mungkin belakangan ini mulai sering mendengar tentang HSK 3.0.
HSK 3.0 merupakan pengembangan terbaru dari sistem HSK yang selama ini digunakan. Perubahannya cukup besar, mulai dari jumlah level, jumlah kosakata, hingga kemampuan bahasa yang dinilai.
Perubahan ini tentu menimbulkan pertanyaan bagi banyak pelajar: apa sebenarnya yang berubah dari HSK 2.0 ke HSK 3.0? Dan bagaimana dengan HSK yang selama ini sudah dipelajari?
Sebelum menentukan persiapan ujian, mari kenali dulu perbedaannya.
Apa Itu HSK 3.0?
HSK atau Hanyu Shuiping Kaoshi adalah tes standar kemampuan Bahasa Mandarin untuk penutur non-native yang digunakan secara internasional.
HSK 3.0 hadir dengan sistem yang lebih luas dibandingkan HSK 2.0. Jika sebelumnya HSK dikenal memiliki 6 level, sistem baru menggunakan 9 level yang dibagi menjadi tiga tahap:
HSK 1-3: Elementary
HSK 4-6: Intermediate
HSK 7-9: Advanced
HSK 3.0 juga dirancang untuk menilai kemampuan bahasa secara lebih komprehensif, termasuk listening, speaking, reading, dan writing. Pada tingkat lanjutan, kemampuan translation juga menjadi bagian dari pengukuran.
Apa Perbedaan HSK 2.0 dan HSK 3.0?
Perubahan HSK 3.0 tidak hanya terletak pada penambahan tiga level baru.
Materi yang harus dikuasai juga diperluas. Dalam HSK 2.0, jumlah kosakata kumulatif hingga HSK 6 berada di sekitar 5.000 kata. Sementara HSK 3.0 memperluas cakupan kosakata hingga sekitar 11.000 entri untuk Level 7-9.
Selain itu, HSK 3.0 lebih menekankan kemampuan menggunakan Bahasa Mandarin dalam konteks nyata, baik untuk kehidupan sehari-hari, pendidikan, maupun lingkungan profesional. Perlu diketahui juga bahwa HSK 3.0 Level 7-9 merupakan satu kelompok ujian tingkat lanjut. Peserta mengikuti satu ujian dan hasilnya menentukan apakah kemampuan mereka berada pada Level 7, 8, atau 9.
Lalu, Bagaimana dengan HSK 2.0?
Nah, ini bagian yang penting bagi kamu yang sedang mempersiapkan ujian HSK. Kemunculan HSK 3.0 tidak berarti HSK 2.0 langsung hilang. Sertifikat HSK 2.0 yang sudah diterbitkan tidak pernah dibatalkan atau dianggap kedaluwarsa secara otomatis. Sertifikat tersebut tetap memiliki masa berlaku standar yaitu 2 tahun sejak tanggal ujian untuk keperluan pendaftaran universitas, beasiswa, maupun pekerjaan di Tiongkok.
Chinese Testing International (CTI) mengonfirmasi bahwa jadwal ujian reguler HSK Levels 1-6 di berbagai pusat ujian dunia masih diselenggarakan menggunakan format HSK 2.0. Format HSK 3.0 (yang memperluas tingkatan menjadi 9 level dan mengintegrasikan tes lisan/HSKK) saat ini masih diterapkan secara bertahap dan melalui sesion uji coba (pilot) khusus.
Jadi, jika kamu saat ini sedang mempersiapkan HSK 2.0, tidak perlu langsung menganggap bahwa persiapanmu sudah tidak relevan.
Apakah Sertifikat HSK 2.0 Masih Berlaku?
Sertifikat HSK 2.0 yang sudah diperoleh tidak otomatis menjadi tidak berlaku hanya karena HSK 3.0 diperkenalkan.
Untuk penggunaan tertentu, hasil HSK memiliki masa berlaku yang perlu diperhatikan. CTI menyebutkan bahwa skor HSK untuk keperluan pendaftaran universitas berlaku selama dua tahun sejak tanggal ujian.
Universitas dan lembaga penerima di Tiongkok tetap menerima hasil ujian HSK 2.0 untuk kualifikasi pendaftaran selama sertifikat tersebut masih dalam masa berlaku 2 tahun. Karena itu, jika kamu sudah memiliki sertifikat HSK 2.0, perhatikan tanggal penerbitan dan persyaratan level dari institusi yang ingin kamu tuju. Maka jika di tahun 2027 kamu menerima sertifikat HSK 2.0, maka sertifikat tersebut tetap berlaku dan sah sampai dengan tahun 2029.
Persiapkan Ujian HSK Bersama OAKLEARN Center
Kalau kamu melihat program persiapan HSK masih menggunakan HSK 2.0, bukan berarti program tersebut tertinggal. Justru, materi pembelajaran perlu mengikuti format ujian resmi yang sedang digunakan.
Selama HSK 2.0 masih menjadi format ujian reguler Level 1-6, mempelajari struktur soal, kosakata, tata bahasa, dan strategi sesuai HSK 2.0 tetap relevan bagi siswa yang memiliki target mengikuti ujian dalam waktu dekat.
Di OAKLEARN Center, pembelajaran Mandarin tidak hanya berfokus pada hafalan. Siswa dibantu membangun kemampuan berbahasa secara bertahap melalui pembelajaran yang interaktif dan disesuaikan dengan level kemampuan mereka. Program ini terbuka untuk semua usia, mulai dari 3 tahun hingga dewasa, dan dapat diikuti oleh siswa yang belum memiliki dasar Mandarin (mulai dari nol).
*baca juga: Mandarin untuk Anak: Apakah Terlalu Sulit Jika Belajar dari Kecil?
Bagi teens maupun young adults yang memiliki rencana study abroad ke China, target belajar dapat diarahkan berdasarkan kebutuhan akademik dan target HSK yang ingin dicapai.
Jadi, HSK 2.0 bukan berarti ketinggalan. Yang penting adalah memastikan sistem yang dipelajari sesuai dengan ujian dan kebutuhan studi yang dituju.